Ihihii, udah hampir setaun loh tidak memblog.
Dan entah ada angin apa gue MEMUTUSKAN untuk mempublish blog ini.
Blog gue ini mulanya bernama ERSECEA (erren's secret area). Blog yang bener-bener nampung segala caci maki dan kegalauan gue yang mungkin emang ga bisa gue sampaikan ke orang lain yang hidup. Kadang-kadang gue butuh benda mati yang tidak berkomentar, hanya mendengar :)
Blog ini gue kunci (rapat-rapat), karena beberapa isinya memang SANGAT TIDAK LAYAK buat diketahuin sama orang lain. Tapi beberapa hari yang lalu gue memutuskan untuk mulai MANGALIHFUNGSIKAN si ersecea ini sebagai salah satu media sosial gue. Tentunya setelah gue menghapus post-post yang menggelikan dan terlalu frontal itu. Hahahahaaaaa.
Dan, jeengjeeeng. Berubahlah namanya menjadi KACAMATA PEREMPUAN.
Kenapa kacamata?
Kebanyakan perempuan terlalu menahan diri untuk berpendapat, bahkan untuk mengatakan 'TIDAK' atau 'SAYA TIDAK SETUJU'. Beberapa hal memaksa mereka untuk menerima segala keadaan yang terjadi di dirinya. Apa itu salah? Bisa jadi.
Perempuan kebanyakan juga hanya mampu mendeskripsikan perasaannya dengan beberapa kata saja, padahal dia sadar itu tidak cukup. Hanya saja kosakata bahasa Indonesia seolah tidak menyediakan kata-kata yang tepat untuk menjabarkan apa yang mereka rasakan. Tidak cukup dengan kata 'Bahagia', 'Cinta', 'Sakit', atau 'Sedih'. Seandainya kamus menyediakan kata yang lebih dari kata-kata itu.
Jadi, kenapa kacamata?
Bukan karena si empunya blog pakai kacamata sekarang. Tapi lebih karena kacamata menutup indera paling jujur yang biasanya mematahkan kalimat yang diupayakan terucap sungguh-sungguh.
Kenapa kita tak coba untuk saling bicara. Memendam kalimat-kalimat yang harusnya keluar memang bisa membuat kita terlihat bening, karena segala kotoran mengendap di dalam. Mengotori yang di dalam, teman.
Perempuan butuh kata-kata.
Perempuan butuh inspirasi untuk menginspirasi.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar